KCI Festival 2026 Angkat Potensi UMKM Jember Ke Tingkat Nasional

Pemerintah Kabupaten Jember sukses menggelar perhelatan tahunan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026. Sebagai pelaksanaan ke-9, JKCI Festival 2026 mencatatkan sejarah baru sebagai festival cerutu terbesar di kawasan Asia Tenggara (02/08/2026).
Festival ini diselenggarakan bersama PT Boss Image Nusantara (BIN Cigar) sukses pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Dengan lokasi di di Kafe Tebing Botani dan pesisir Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, Festival ini turut mengundang beragam UMKM Jember.
UMKM Showcase
Dilansir dari jemberkab.go.id, JKCI Festival 2026 menghadirkan UMKM Showcase. Ada 14 pelaku UMKM lokal Jember yang hadir. Mulai dari batik, kerajinan tangan, anyaman, kopi robusta, olahan pangan, cokelat, hingga produk ecoprint ikut dipamerkan.
Berikut daftar UMKM JKCI Festival 2026:
Sheina Batik dan Batik Selomaeso
Cah Ganteng
Pawon Ambuluwae
Rumah Jamur Zahra
Kripik Pisang Mak Siti
LaTansa Craft
Ceria Craft
Khotijah Craft
Griya Ecoprint
Hariyani Batik & Sheina Batik
Bunn Kopi & Robusta Kopi
Azbah Craft & Laiqa Craft
Fawwaz & Vits Food
Cokelat Raddina
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., juga memberikan dukungan kepada UMKM Jember yang hadir.
“Kami berharap momentum JKCI Festival dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan Jember kepada pasar yang lebih luas. Semoga semakin banyak produk lokal yang dikenal dan memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Sartini.
Tentang JKCI Festival
JKCI Festival 2026 berhasil mengukuhkan posisi Jember sebagai kota cerutu dunia. Semangat “Jember Baru, Jember Maju” menjadi landasan optimisme daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperluas jejaring perdagangan internasional.
Sebagai ajang internasional, JKCI Festival menjadi titik temu strategis yang mempertemukan para pelaku industri, mitra bisnis, akademisi, hingga perwakilan diplomatik dan pembeli (buyer) dari 18 negara.
Melalui festival ini, Kabupaten Jember tidak hanya memperkuat posisinya sebagai produsen cerutu premium berdaya saing global, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah melalui hilirisasi pertanian, pariwisata, budaya, dan penguatan sektor UMKM.
“JKCI tahun ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara karena dihadiri oleh perwakilan dari 18 negara. Ini bukti bahwa langkah kita mempromosikan Jember sudah berada di jalur yang benar (on the track). Kita tidak hanya memperkenalkan destinasi wisata di ujung timur Pulau Jawa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada para petani tembakau,” ungkap Bupati Fawait Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Kehadiran delegasi internasional dari berbagai belahan dunia—termasuk Amerika Serikat, Brasil, Australia, Hong Kong, Tiongkok, Malaysia, hingga Lebanon—menjadi bukti kuat tingginya apresiasi global terhadap kualitas tembakau dan cerutu buatan Jember.



