Tembus Pasar Australia!

Webinar Boourac & Abang Express: Tembus Pasar Australia!
Boourac bekerja sama dengan Abang Express, menghadirkan Webinar Ekspor 2025: Potensi dan Tantangan Ekspor ke Negara Australia. Webinar ini ditujukan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia yang ingin menembus pasar Australia (11/26/2025)
Webinar Ekspor 2025 bertujuan mempersiapkan UMKM tanah air untuk Go Internasional. Maka dari itu, webinar ini menghadirkan pembicara handal yang memahami seluk beluk potensi dan tantanga pasar Internasional, terutama Australia.
Pembicara Webinar Ekspor 2025 sesi ini adalah Ketua Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Australia Christophorus Barutu, Konsultan Export Center Makassar Chairil Burhan, Direktur Utama PT Boourac Internasional Indonesia (BII) Iis Muchlis, dan International Logistics Network Manager Abang Express Daniel Alatas.
Ada Potensi, Ada Tantangan

Menurut Ketua ITPC Australia Christophorus Barutu, Indonesia memiliki potensi untuk tembus ke pasar Australia. Contohnya seperti buah-buahan tropis dan kudapan ringan, seperti kacangan dan keripik.
Namun, kehadiran potensi ini juga perlu dilihat dari tantangannya juga. Salah satu tantangan ekspor ke Australia adalah tes dan ketentuan Biosecurity yang ketat.
“Tidak mudah menembus pasar Australia. Ketatnya regulasi menjadi alasan utamanya,” jelas Chris.
Untuk itu, UMKM perlu mempersiapkan produknya sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Diantaranya penyesuaian ketentuan label makanan dan sertifikasi yang jelas. Keduanya menjadi poin terkuat untuk tembus ke pasar Australia.
“Orang Australia cenderung melihat label makanan, maka penting menyesuaikan dengan ketentuan yang ada. Penduduk Australia memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutannya (sustainability),” tambahnya.
Pembinaan dan Strategi UMKM

Berdasarkan tantangan ini, banyak UMKM merasa kesulitan untuk mempersiapkan produknya agar sesuai standar pasar internasional. Namun ada juga pihak optimis dan mendukung UMKM karena potensi pasar dan penjualannya.
Salah satunya adalah Boourac dengan website marketplace atau e-commerce. Boourac menghadirkan platform bisnis digital yang mampu merangkul UMKM ke pasar Internasional.
“Boourac merangkul UMKM Kecil. Kami menghadirkan e-commerce yang mudah digunakan UMKM Indonesia dan dapat menjangkau pasar yang luas (Go Internasional)” ungkap Iis Direktur Utama Boourac Iis Muchlis.
Boourac juga membekali UMKM dengan informasi bisnis digital dan strategi pasar. Semuanya dilakukan di bawah pembinaan Boourac, agar UMKM dapat berdiri sendiri dan sukses di pasar internasional.
Abang Express juga mengemukakan hal yang sama. Sebagai perusahaan logistik, Abang Express ingin membantu UMKM mengirim produknya ke luar negeri dengan cepat dan mudah. Salah satunya memberikan pilihan pengiriman dengan kuantitas kecil.
“Abang express menjembatani pengiriman dengan kuantitas besar maupun kecil” jelas Daniel Alatas.
Dia merasa banyak UMKM memiliki bayangan kalau ekspor harus dalam jumlah besar. Namun dengan layanan Abang Express, ekspor dalam kuantitas kecil dapat direalisasikan, seperti mengirim sample produk.
Webinar Ekspor 2025: Potensi dan Tantangan Ekspor ke Negara Australia diikuti oleh tujuh puluh lebih peserta. Diantaranya ada pelaku UMKM, bisnis, dan bahkan pemula. Webinar ini dimoderasi oleh Zulfan, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab.



